Bagaimana menjadi seorang guru tauladan

Guru yang Dirindu


Guru merupakan seseorang yang bersamuderakan ilmu pengetahuan, cahaya yang menerangi manusia, musuh kebodohan, dan penghapus kejahiliyahan. Ia juga yang mencerdaskan akal dan mencerahkan akhlak. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk memuliakan sang guru dan menghargainya.

Luangkanlah waktu sejenak untuk membayangkan peran seorang guru di dalam masyarakat. Maka kita akan menemukan peran yang sangat besar yang telah dilakukan oleh sang guru dan tanggung jawab besar yang telah dibebankan di pundaknya. Anak-anak kita menjadi anak yang berakhlak mulia dan hati kita merasa bahagia karenanya. Semua ini tidak terwujud kecuali dengan siraman ilmu dari guru, sehingga ia tumbuh, berkembang, berbuah, serta berlimpahkan ilmu dan kemuliaan.

Karakter guru yang dicintai

Jika seorang guru memiliki beberapa metode pengajaran yang baru dan memikat serta menyayangi murid-muridnya. Maka ia akan menjadi seorang guru yang dirindukan oleh murid-muridnya. Mereka akan menerima pelajaran yang diberikan dengan hati senang dan antusias. Tidak diragukan lagi, guru yang tidak memiliki sifat kasih sayang terhadap muridnya, maka ia tidak akan bertahan lama menekuni profesi sebagai guru kecuali karena terpaksa. Ketenangan hati dan sifat menerima antara guru dan murid-muridnya adalah unsur terpenting dalam proses pendidikan yang sukses.

Pendapat para cendikiawan tentang Guru yang dicintai

Daniel Comiza berpendapat bahwa guru yang dicintai adalah sosok yang menerima dengan tulus dan berbahagia ‘sebelum segala sesuatu’ sebagai manusia. Hal ini akan menjadikan sosok guru lebih bisa memahami murid-muridnya dan berinteraksi baik dengan mereka. Bahkan, ia akan bangga dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki, serta senang dengan kondisi yang ada di sekitarnya. Hal itu juga diwujudkannya dengan membantu dan membimbing para murid dengan baik lagi tulus, serta berinteraksi dengan semua orang dengan baik dan sikap mulia.

Flandrez berpendapat bahwa ada beberapa sifat yang harus dimiliki seseorang jika ia ingin menjadi seorang guru yang bangga dengan dirinya dan dicintai oleh murid-muridnya. Sifat yang paling dibutuhkannya adalah menerima orang lain, tenang atau bisa mengendalikan emosi, ramah, murah senyum, sabar, dan mampu untuk melakukan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Murze berpendapat bahwa guru yang dicintai adalah seorang guru yang memiliki sifat ramah dalam berinteraksi kepada sesama, memahami orang lain, menghormati tanggung jawab, disiplin dalam sikap dan tugas-tugasnya, serta mampu berinisiatif dan inovatif.

Seorang guru profesional harus merasa bahwa dirinya adalah ‘pemilik risalah’ dan dia harus menyadari dengan kemuliaannya serta meng-Amini urgensinya. Disamping itu, ia tidak kikir untuk menyampaikan kebaikan dan tidak memandang remeh hal-hal yang bisa menghalangi langkahnya untuk menyampaikan risalah. Sungguh kemuliaan seorang guru disebabkan karena tugas-tugasnya, pandangannya secara kontinu terhadap risalahnya, pembelaannya terhadap kebenaran, seruannya untuk menjaga kesucian jiwa hidup, menyucikan hati dari kejahatan, dan menjaga kemuliaan misi pendidikannya.

Source: Buku Ensiklopedi Islam “Menjadi Guru yang Dirindu”

No comments:

Post a Comment